DESAIN SEBAGAI STRATEGI: MASA DEPAN INOVASI DESAIN SOSIAL

Seminar Nasional Desain Sosial (SNDS) 2022 adalah Seminar Nasional Desain Sosial yang ke-4 yang diadakan oleh Fakultas Desain (School of Design), Universitas Pelita Harapan (UPH), Lippo Village, Karawaci, Tangerang, Banten, Jawa Barat bersama ke-4 Program Studinya: Desain Komunikasi Visual, Desain Interior, Desain Produk dan Arsitektur (http://snds.uph.edu).

Seminar ini adalah kelanjutan dari Seminar Nasional Desain Sosial yang telah diadakan sejak tahun 2018-2021, dan pada SNDS 2021 dilaksanakan bersama mitra dari berbagai Universitas. Pada SNDS 2021 tema yang diangkat adalah: ’Adaptabilitas Desain Sosial – Strategi dan Inovasi di masa Pandemik’, sebagai upaya melihat respon serta ketangguhan Desain Sosial di masa pandemik, yang tampak terhenti saat itu terutama karena natur kelindan dan aksi (engagement and action) dari Desain Sosial. Nyatanya 105 artikel masuk dari civitas academica berbagai Perguruan Tinggi, para Mahasiswa/i dan Dosen, para inisiator Desain Sosial, instansi dan komunitas yang peduli dengan diskusi Desain Sosial di tengah masa pandemik dan menghadirkan berbagai dimensi adaptif strategi dan inovasi desain di tengah-tengah masa pandemik. Situasi pandemik mampu mendorong dan mengedepankan peran Desain Sosial dalam arus utama (mainstream) Desain dan pembangunan situasi sosial masyarakat yang lebih baik (Katoppo, 2021).

SNDS 2022 hendak meneruskan semangat positif dari SNDS 2021 dengan mencoba melihat masa depan inovasi Desain Sosial, dimana desain bergerak di tataran tertingginya sebagai sebuah strategi (https://issuu.com/dansk_design_center/docs/design-ladder_en). SNDS 2022 kali ini juga dilaksanakan dengan kemitraan bersama 5 Universitas:

  1. Fakultas Industri Kreatif, Universitas Ciputra, Surabaya.
  2. Program Studi Arsitektur, Universitas Pembangunan Jaya, Tangerang Selatan.
  3. Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta.
  4. Fakultas Desain dan Industri Kreatif, Universitas Esa Unggul, Jakarta.
  5. Fakultas Desain dan Seni Rupa, Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta.

Ketika desain hadir sebagai strategi, maka desain akan bergerak menuju posisi ideal, yaitu mencari cara berpraktik yang berlandaskan teori setara (theoretically informed practice) dimana desain adalah sebuah tindakan harus diikuti dengan penelitian melalui eksplorasi dan ‘objektifikasi dari sebuah pengalaman’ (exploration and ‘objectification of experience’)dan ‘pendisiplinan subyektivitas’ (‘disciplining of subjectivity’) (Taggart, 2006). Pada titik inilah Desain dapat menjadi pendorong terjadinya inovasi sosial (Katoppo, 2019).

Situasi pandemik yang sudah berjalan lebih dari 2 tahun ini juga menjadi titik tolak yang tepat untuk mendiskusikan tentang masa depan Desain Sosial. SNDS 2022 hendak mengajak para civitas academica berbagai Perguruan Tinggi, para Mahasiswa/i dan Dosen, para inisiator Desain Sosial, instansi dan komunitas yang peduli dengan diskusi Desain Sosial untuk mengevaluasi inovasi Desain Sosial semasa pandemik. Tak berhenti pada kajian evaluatif, SNDS 2022 juga mengajak mendiskusikan masa depan inovasi Desain Sosial dilihat dari: Desain sebagai Strategi (seperti yang telah disebutkan di atas), Kelindan Hibrid Desain Berbasis Manusia (Hybrid Human Centered Design – Katoppo, 2021; Salmons, 2015; IDEO, 2013), dan kemungkinan-kemungkinan imajinasi baru tentang inovasi Desain Sosial di dalam ranah dunia teknologi 5.0 yang memanfaatkan big data bahkan juga mencipta dunia digital dengan tatanan sosial dan keberdayaan baru (seperti Metaverse) demi mewujudkan masyarakat madani 5.0 (https://www8.cao.go.jp/cstp/english/society5_0/index.html;https://www.japan.go.jp/abenomics/_userdata/abenomics/pdf/society_5.0.pdf): yang kolaboratif serta inovatif, berkeadilan sosial dan lestari (berkelanjutan) (Katoppo, 2017). Karena alasan yang sama juga SNDS 2022 ingin meluaskan jejaring diskusi inovasi Desain Sosial ke ranah Internasional, sehingga SNDS 2022 akan dilaksanakan bersamaan dengan International Conference on Social Design (ICSD) 2022.

SNDS dan ICSD 2022 hendak menyambut dengan gembira dunia baru (pasca) pandemik melalui perspektif inovatif Desain Sosial dengan mengajak segenap inisiator penggerak, para akademisi dan institusi pemerintah para pemangku kepentingan serta inovator Desain Sosial membagikan pemikirannya, berdiskusi dan terus mengembangkan wacana Desain Sosial sebagai masa depan Desain yang memberdayakan untuk semua!

Sub Tema

Evaluasi Inovasi Desain Sosial pada masa pandemik
Diskusi dan kajian evaluatif tentang stratgei dan inovasi Desain Sosial setelah melewati 2 tahun masa pandemik.

Diskusi masa depan Inovasi Desain Sosial 1: Era Baru Desain: Desain sebagai Strategi
Diskusi tentang masa depan inovasi Desain Sosial yang menempatkan Desain pada posisi ultimanya, yaitu sebagai sebuah strategi pendorong terjadinya inovasi Sosial.

Diskusi masa depan Inovasi Desain Sosial 2: The New Normal: Hybrid Human Centered Design
Diskusi tentang masa depan inovasi Desain Sosial yang berfokus lebih pada inovasi metodologis pelaksanaan masa depan Desain Sosial yang menumpukan kelindan dalam situasi hibrid dan nir-ruang (ruang tanpa batasan geografis)

Diskusi masa depan inovasi Desain Sosial 3: Isu Teknologi 5.0 (Metaverse & Big Data) dalam Inovasi Desain Sosial
Diskusi tentang masa depan inovasi Desain Sosial dalam lingkup pemanfaatan teknologi 5.0 untuk mendulang (mining big) data demi ke-presisian identifikasi dan solusi inovatif Desain Sosial serta kemungkinan imajinatif Desain Sosial di ruang digital (seperti Metaverse).

Keynote Speakers

Triyanto

Head of Social Engagement Department, PT. Astra International Tbk.

Triyanto, lulus dari bidang sosiologi, Universitas Gadjah Mada sejak tahun 2009. Sejak kuliah, Triyanto telah aktif dalam dunia pengembangan masyarakat (community development), penelitian dan kepenulisan. Sebelum di Astra, Triyanto sempat bekerja di Insititute Community Behavioral Change (ICBC) sebagai community manager dalam project pengembangan masyarakat. Triyanto juga sempat bekerja di Rural Urban Migration Studies Project antara Univertas Gadjah Mada dan Australia National University (ANU) sebagai data analyst. Sejak akhir tahun 2009, Triyanto bergabung di PT Astra International Tbk sebagai Corporate Social Responsibility Analyst. Di Astra, Triyanto sempat berpindah-pindah di beberapa bagian, diantaranya di bagian : Strategic Planning & Policy Deployment Department ESR Division, Internal Operation & People Development Department, dan CSR Operation Department. Saat ini Triyanto, menjabat sebagai Head of Social Engagement (CSR) Department . Selain itu Triyanto juga aktif sebagai Lead Auditor Astra Green Company & Astra Friendly Company Management System. Triyanto juga aktif sebagai Asesor Komptensi CSR di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Astra . Triyanto juga aktif sebagai Penguji di Astra Management Development Insititute (AMDI). Triyanto juga aktif sebagai evaluator Program Kedaireka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kamil Muhammad

Director of Design of pppooolll (Research Based, Award-Winning Architectural and Design Studio)

Kamil Muhammad adalah Arsitek dan Direktur Desain/Studio Riset pppooolll. Kamil juga adalah co-founder dari Architecture Sans Frontieres-Indonesia dan East Timor-based Fatin Historico. Proyek yang dikerjakan Kamil baru-baru ini dianugerahi penghargaan LafargeHolcim Asia Pacific Award (2017), ASF-International Award (2017), terpilih untuk Future Park Melbourne (2019) dan dipilih What If? Lab Eindhoven (2018) and Museum for Climate Action Exhibition, Glasgow (2021). Selain itu, Kamil juga seorang co-kurator untuk Indonesian Architects Week-Exhibition mendatang sebagai bagian dari UIA Congress 2021 di Rio de Janeiro. Pada sisi riset/pembangunan, saat ini Kamil memimpin upaya dalam desain Kampung Susun Kunir, sebuah prototipe perumahan di Jakarta bekerja sama langsung dengan agensi perumahan di Jakarta. Sebelumnya, Kamil sempat menjadi arsitek senior untuk Renovasi Utama Gelora Bung Karno Stadium (AG1) (2017-2018) di Jakarta, bekerja langsung di bawah Gregorius Supie Yolodi. Kamil memiliki pengalaman yang kuat dalam memimpin proyek desain arsitektur dengan bias terhadap budaya, institusionil, komersial dan pekerjaan umum.

Dr. Ernest Irwandi S.Sn., M.Ds

Participative Visual Design Expert, Visual Communication Design Lecturer School of Design, Universitas Pelita Harapan

Ernest Irwandi adalah dosen tetap di Universitas Pelita Harapan Fakultas Desain, Program Studi Desain Komunikasi Visual sejak 2006 hingga saat ini. Selain itu, Ernest juga adalah seorang ahli Desain Partisipatif Visual. Bidang studi ilmu yang didalami oleh Ernest adalah Desain Komunikasi Visual serta Sejarah Seni dan Desain. Fokus penelitian Ernest adalah Seni Partisipatoris, Representasi Identitas Budaya dalam Desain dan Seni Rupa, serta Desain dan Kebudayaan.

Tanggal Penting

Pengumuman Penerimaan Makalah,

1 Agustus 2022

Pelaksanaan Kegiatan
31 Agustus & 1 September 2022